03 Juli 2009

BAB (buang air besar) berdarah



Masih banyak kalangan menganggap penyebab BAB berdarah adalah wasir. Pandangan tersebut bisa keliru, karena adanya darah tersebut bisa jadi berasal dari infeksi bahkan kanker.
Keluhan terhadap penyakit ini bisa menjadi tanda berbagai jenis penyakit yang mengenai saluran pencernaan. Mulai dari wasir, infeksi seperti kolitis, polip atau tuberculosis (TBC) saluran cerna, atau yang paling menakutkan adalah keganasan penyakit usus besar yang dikenal dengan kanker kolon. Akan tetapi yang paling banyak penyebab adanya darah saat BAB adalah wasir atau dalam istilah kedokteran dikenal dengan hemoroid.

Biasanya keluhan ini dialami oleh orang dewasa baik laki-laki maupun perempuan, semua dapat beresiko. Tidak selamanya BAB berdarah harus jalani operasi, bila pemicunya adalah wasir, bisa disembuhkan dengan obat-obatan akan tetapi perlu waktu yang panjang, setelah sembuhpun perlu dijaga karena sewaktu-waktu bisa kembali terjadi. Tapi bila pemicunya adalah kanker atau polip, maka mau tidak mau harus jalani operasi.

Untuk mengetahui penyebab pasti masalah ini diantaranya perlu dilakukan prosedur pemeriksaan melalui endoskopi, yaitu prosedur medis yang dilakukan dengan cara mengamati organ tubuh manusia melalui alat berupa scope, suatu alat berupa kamera super kecil yang bisa masuk kedalam tubuh. Ada beberapa prosedur endoskopi yang sudah banyak dikenal seperti Gastroskopi, kolonoskopi dan bronskopi. Gastroskopi merupakan pemeriksaan endoskopi saluran cerna atas seperti lambung (gaster) sedangkan kolonoskopi untuk pemeriksaan usus besar (kolon). Dan bronskopi untuk pemeriksaan saluran nafas.

Mengenali sumber perdarahan

Penderita bisa memperkirakan letak masalah pada seluran cernanya dengan mengenali bentuk perdarahan yang muncul:
  • Pseudo melena (maroon stool), kotoran bercampur darah yang warnanya merah kehitaman.
  • Melena (occult bleeding), biasanya darahnya hitam seperti kopi dan kalau disiram air baru ada bagian yang berwarna merah.
  • Darah segar yang keluar melalui anus atau hematokezia.

Darah melena dan pseudo melena berasal dari saluran cerna bagian atas. Biasanya disebabkan oleh tumor di usus halus, atau adanya gangguan pembuluh darah (angiodisplasia). Sedangkan bila warnanya merah segar, berasal dari saluran cerna bagian bawah. Biasanya disebabkan oleh wasir, polip, radang (kolitis), kanker, atau kolon yang melintir (striktur kolon). Dari semua masalah itu yang paling sering adalah hematokezia.

Beberapa faktor dapat memicu terjadinya wasir

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya wasir, diantaranya:
  • Duduk terlalu lama
  • Mengejan saat BAB
  • Diare
  • Sulit BAB
  • BAB tidak teratur
  • Batuk berat
  • Melahirkan
  • Mengangkat beban berat
Untuk menghindari masalah tersebut, beberapa hal mesti dilakukan:
  • Jangan terlalu lama duduk
  • Jangan biasakan duduk dengan memberi tekanan langsung pada anus
  • Jangan menahan nafas bila harus mengangkat beban berat
  • Jangan abaikan batuk yang terus menerus atau berkebihan, diare dan sembelit/sulit BAB
  • Jangan membaca atau melakukan aktifitas yang membuat lama di toilet
  • Konsumsi makanan cukup serat tiap hari, sayur-sayuran dan buah-buahan.

7 komentar:

  1. saya mengalamunya tapi saya berdarah karna saya mengangkat beban berat / fitnes

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah klo dah tau penyebabnya, tinggal kita yg atur bgaimana mengurangi beban otot perut agar hsil fitnes jg ada terlihat.

      Hapus
  2. jika BAB berdarah dengan tinja yang warnanya kehitaman bgaimana?

    BalasHapus
  3. kata-katanya ko sama dy yg disini http://serbaherbal1.blogspot.com/2012/05/obat-manjur-untuk-bab-berdarah.html

    BalasHapus
  4. haduch... koq kaya na ngeri ea...

    BalasHapus
  5. kalau saat BAB udah ada darah merah yang keluar dari anus bagaimana cara penanggulanganya ?? tolong dijawab ya dokter

    BalasHapus
  6. Kalo saya BAB keluar darah merah segar ,, saya juga sering mual saat BAB,, saya juga kadang batuk keluar darah. Knp itu ya dok?? Trus gmn ngobatinya?? Trims..

    BalasHapus